masih sama….
aku tahu dia mencintainya…
cuma ada aku…
perempuan yang dibilangnya neraka….
perempuan yang dibilangnya pendusta…
perempuan yang dibilangnya sampah…
perempuan yang dibilangnya jalang…
perempuan yang dibilangnya memuakkan…
perempuan yang dibilangnya anjing…..
perempuan yang dibilangnya sial….
perempuan yang dibilangnya rusak….
dalam hatinya…………………………
aku tahu aku adalah kesia-siaan…
aku tahu aku adalah sekeluumit kisah hina…
dalam hatinya ..
masih ada sekelebat bayangan anggun
dan aku terporos pada cemburu
2009/06/07
Kategori: Catatan Harian . . Penulis: viannyvugo . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar
dia sebut aku anjing
dengan sepenuh hati aku sebut dia lelakiku
dia katakan pergi
dengan segumpal sesak aku enyah dari hadapnya
dan kini disinilah aku
menyumpahi sepiku
seribu maaf pun tak kan mengubah hatinya
dan aku tetap anjing seperti katanya……
2009/06/07
Kategori: Catatan Harian . . Penulis: viannyvugo . Komentar: & Komentar
Kini apalagi yang kucari..??
Semuanya menyapa menyudutkan lakuku…
Tak bisa jauh berlari…
Tapi tetap tak ku bersembunyi…
Akan kuhadapi angkuh hari,,,,….
Biar massa yang ada mengetahui adanya kehadiranku..
Siapa saja..tentang apa…
Mana kuperduli…
Inilah hidupku…
Maka aku berhak atas segala diri…
Persetan dengungan-dengungan seperti lebah…
Toh kuikuti..tak membuat segala jadi lebih baik..
Aku ini diriku sendiri…
Aku luka…
Aku terdera…
Aku hampa…
Mengapa mesti acuh..
Cukup…disitu saja..jangan datang penuh komentar..
Berikan hidupku..untuk aku sahaja..
Aku tak ingin ada yang mengganggu kepedihan ini..
Biar kurasakan..
Biar kunikmati…
Bukankah lebih baik untuk semua
Yang telah tercipta…
2009/06/04
Kategori: Catatan Harian, cerita perempuan . . Penulis: viannyvugo . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar
Separuh jiwa memang tertinggal
Pada dasar asa yang tenggelam
Seumpama riak yang membeku bersama waktu
Aku pun terpaku menjadi sanggahan
Lelah..bukan jua enyah….
Terpekur…mengibakan nasib
Yang terhinakan sebegini rupa….
Jengah bernamakan sesak mewarnai sunyi
Mana rupa terindukan malam ??
Beritakan pada bintang aku sendiri
Pada keheningan ini…
Lelap tak kan bisa hadir
Kala yang terkasih pergi menjauh
Menyulam kusut hari bagiku
Bagaimana aku harus berlaku ??
Menyepi..menangisi lelakiku ??
Atau berhajat jejakkan kaki pada hidup
Dengan segala kepasrahan…/???
2009/06/03
Kategori: Catatan Harian, cerita perempuan . . Penulis: viannyvugo . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar
Maafkan..jika aku tak sesempurna inginmu..
Aku manusia biasa…
Manusia yang sewaktu-waktu bisa menjadi jalang
Maafkan semua laku
Seperti aku memaafkan engkau..
Tak ingin jua aku jadi seperti ini..
Percayalah ini semua hanya ego
Yang bisa datang dan pergi tanpa permisi…
Yang pasti pahamilah..
Segala ingin hatiku
Segala ingin yang terpatri di otakku bodohku
Ampuni…untuk semua yang kau pikir
Ini menyakitimu…
Bukan maksudku padamu…
Aku menyayangimu
Tapi kuakui caraku tak seharusnya..
Aku membuat tak lazim menjadi lazim…
Entah mengapa..
Bukan ujian..
Hanya tindakan ego yang jahat
2009/06/03
Kategori: Catatan Harian, cerita perempuan . . Penulis: viannyvugo . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar
Alpa…
Merintih aku sendiri..
Tersingkir dan terpijak-pijak oleh nasib..
Sunyi…
Angan menari liar…
Fikir tak mampu menahan dera…
Gelap…
Tanpa dian…
Terpaku menanggung sesak…
Untaian hati sebuah jiwa yang kalah….
Lahir dari derita panjang
Seolah hanya bertuan aku sahaja
Gambaran penghidupan seorang jalang
Jelas-jelas menguntit
Seperti sedia memangsa
Mengintip sanubari yang berganti
Ada seseorang..
Diam-diam dalam sudut matanya
Menyimpan rahasia..
Aku…
Menyimpan seribu tanya
Mencari pembenaran…
2009/06/03
Kategori: Catatan Harian, cerita perempuan . . Penulis: viannyvugo . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar
Haram terlanjur dihalalkan
Mengerti untuk sebuah jalan dilalui memang begini
Suka tak suka inilah tabir nyata
Geliat paruh waktu yang dilewati
Serasa berjalan diatas selimut sutra….
Tapi akhirnya terasa jua kerikil menyisipkan luka…
Dunia yang diagunggkan juga dihinakan
Pada kamu…
Pada dia…
Pada semua…
Tak perlu upaya menyetir roda-roda kehidupan
Patuhi saja pilar-pilar aturan yang tertulis…
Toh..bagi dirimu sangat berarti..
Disini ada yang diam-diam menyimpan dusta..
Tak kan terbongkar kecuali samar-samar bau
Akan menyeruak kelak tuhan muak dengan laku..
Biarkan saja ini..
Jangan repot mengurusi cemohan
Kan hilang tertimbun malu mencerminkan diri…
Siapkan saja hati…jiwamu
Untuk sebuah hidup panjang
Dengan doa-doa yang lisan
2009/06/03
Kategori: Catatan Harian, cerita perempuan . . Penulis: viannyvugo . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar
Mana yang rupanya wajah
Menghilang dibalik tembok tinggi tak terkira…
Lesap diantara pepohonan yang meliuk
Pergi diterangi rembulan
Sakitnya jiwa yang terdera…
Ini alpa yang menendang-nendang angkuh….
Bukan hanya sunyi..tapi juga gelap…
Sesiapa disana tak ada beda bagiku…
Tidak juga bagi seonggok hati yang layu…
Bisakah ini dilewatkan???
Mengalir seperti air racun jingga…
Mengapa aku yang terpilih menyaksikan ketiadaan ini???
Mengapa harus perempuan ini ??
Masih banyak bintang dilangit
Masih ada angin yang berhembus
Masih ada gadis-gadis yang tersenyum lirih…
Lalu aku…??
Keadilan yang rupawan…
Tapi mengoyak emosi
Memainkan ilusi…
Aku leleh umpama lilin
Tak ada lagi pijar
Tak ada lagi dian yang terangi
Hati-hati yang kukehendaki…
2009/06/03
Kategori: Catatan Harian, cerita perempuan . . Penulis: viannyvugo . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar
Ada yang pergi…
Ada yang datang…
Memberi warna pada muda yang hilang
Ada atau tanpa arti sama saja..
Tak mengganggu mimpi yang terpatri
Entah apa yang kucari…
Namun tetap kunikmati setiap kata yang
Terlontar dari bibir-bibir bertuan….
Setiap sanjungan
Setiap desahan
Adalah rupa-rupa palsu…
2009/06/03
Kategori: Catatan Harian, cerita perempuan . . Penulis: viannyvugo . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar
BENcI MENGETAhuI
diA tidAk perCaya
daN tidAk AkAn aDA
ijaB kAbUL yaNg kuiMPikAN
seBaB DiA teRlaLu TAKUt
UNtuK SemuA PENGHARapankU
jiKA dalAm kepasRAHAnku
naNti raHimKU TeRisi
aKU meNyaKIni diA
AkAN PERgi membeRi LukA
KEMbALi aKU menjaDI jaLaNG
yAng tAK diiNgiNi….
2009/06/03
Kategori: Catatan Harian . . Penulis: viannyvugo . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar